Koar-Koar di Arab Saudi Tapi Takut Pulang: Tuman!


Siapa dia? Tanya Amir Syamsuddin, ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, menanggapi permintaan Rizieq Shihab yang meminta KPU menghentikan real count. Pertanyaan Amir itu berani sekali. Karena siapa yang tak kenal Rizieq Shihab. Dia sangat ditinggikan dan dipuja pengikutnya. Imam besar FPI. Juga seorang yang katanya Ulama besar. Walau begitu Rizeq Shihab tak punya kapasitas untuk meminta KPU menghentikan real count. Itu maksud pertanyaan Amir.
“Menurutnya, semua pihak tidak memiliki hak untuk menghentikan penghitungan suara nyata atau real count yang dilakukan KPU. Tegasnya, yang dapat menghentikan hanyalah undang-undang.

Lebih lanjut, ia menyebut Rizieq tidak memiliki kapasitas untuk melakukan hal itu. "Siapa dia itu?, tidak ada siapa pun yang berhak menjadi corong undang-undang kecuali undang-undang itu sendiri," katanya kepada wartawan, Jumat (3/5/2019)”.(wartaekonomi.co.id)
La iya, Rizieq Shihab menilai ada kecurangan pemilu maka KPU harus menghentikan real count demi keadilan. Lah, dia aja kabur ke Arab Saudi karena takut diadili. Kan lucu. Tuman! Takut banget sih sama Firza.
"Jadi habib menyarankan agar BPN segara ke Bawaslu dan kita kawal ke KPU agar BPN itu menghentikan real count, agar tidak membentuk opini yang jelek di masyarakat, yang akhirnya membingungkan masyarakat, itu yang jadi bahaya,"terangnya”(wartaekonomi.co.id)
Gak usah sok ngomongin KPU membentuk opini jelek gara-gara real count, deh Bib, karena masyarakat umumnya mendukung seratus persen KPU menyelesaikan tugasnya. Yang kagak terima itu ya cuma pendukung Prabowo. Dan terutama Prabowo dan para elitnya kayak antum itu. Dan antum yang takut pulang ke Indonesia itu yang justru bikin opini membingungkan di masyarakat. Ni habib dibilang kagak salah tapi takut pulang takut sidang. Dibilang salah ya memang salah karena kabur takut disidang.
Tanggapan KPU
“KPU menanggapi tentang Habib Rizieq Syihab yang menyarankan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendesak KPU menghentikan real count. KPU menegaskan sebagai lembaga yang hanya tunduk pada undang-undang.
"Kami juga tidak akan tunduk kepada 01 dan 02 dan siapa pun, KPU hanya bertunduk kepada UU," imbuh Wahyu.” (detik.com)
KPU benar dan sudah sesuai UU. Bahwa tidak ada yang punya kapasitas menyuruh-nyuruh atau bahkan menekan KPU selain dari pada UU. Presiden sekalipun tidak punya kewenangan untuk mengintervensi KPU. Apatah lagi seorang Rizieq Shihab yang tak berani menghadapi kasus hukumnya sendiri. Pulang dululah. Sampaikan keberatan antum itu secara langsung di KPU.
Pendukung Militan

Rizieq Shihab ini benar-benar ajib. Dibilang takut menghadapi hukum, takut di penjara tapi pernah di pejara pas jaman SBY. Dibilang berani kok ya sampai udah mau masuk bulan puasa 2019 gak pulang-pulang juga. Atau masih takut pulang lebih tepatnya. Padahal dulu katanya akan pulang setelah lebaran tahun 2017. Segitu takutnyakah Rizieq Shihab pulang padahal pengikutnya terkenal militan?
Asumsi saya sih dari bukti-bukti yang ada, kasus RS ini valid. Itu kenapa RS takut sekali di sidang. Kenapa? Karena di persidangan semua bukti akan di perlihatkan. Akan dibuka secara terang benderang. Padahal kalau memang benar RS tidak salah saya yakin RS ini akan menghadapi kasusnya dengan gagah berani. Apalagi pendukungnya militan semua. Siap mati untuk RS. Ini logika akal sehat.
Fakta Lain
RS yang tidak pulang-pulang ternyata membuka fakta lain. Di awal-awal disebutkan bahwa RS umroh karena diundang raja Arab Saudi "Ya betul saat ini beliau (Habib Rizieq Shihab) sedang umrah di Mekkah. Itu undangan khusus dari raja untuk umrah," kata Kapitera ketika dihubungi SINDOnews, Minggu (30/4/2017). (sindonews.com).
Setelah undangan khusus untuk ibadah umroh nan istimewa dari raja Arab Saudi itu, RS dikabarkan juga diberi visa unlimited alias tidak berbatas waktu alias for ever alias sampai mati. Bebaslah keluar masuk Arab Saudi. "Yang saya tahu beliau dapat visa khusus yang sifatnya unlimited," ujar Pengacara Habib Rizieq, Eggi Sudjana kepada detikcom, Senin (12/6/2017). (detik.com)
Ealaahhhh….Kabar selanjutnya malah RS dicekal Arab Saudi "Saya sampaikan bahwa benar saya di Saudi Arabia sedang dicekal tak boleh meninggalkan Arab Saudi, sehingga saya dan keluarga untuk sementara waktu belum bisa keluar dari negara Saudi Arabia," kata Rizieq, Sabtu (29/9/2018).” (detik.com)
Katanya sih dicekal untuk melindungi yang mulia RS. Lalu kenapa RS kalut gitu dengan minta Arab Saudi segera mencabut pencekalannya agar tidak over stay "Saat ini saya di Arab Saudi sedang mengingatkan semua pihak yang terkait di pemerintahan Arab Saudi bahwa pencekalan saya yang berlarut akan menyebabkan visa saya dan keluarga habis masa berlakunya sehingga kami over stay," kata Rizieq seperti terdengar dalam rekaman suara.” (detik.com). Lah, kan RS ini katanya dapat visa unlimited. Sekarang kok malah takut visanya habis masa berlakunya.
Dan terakhir pengikutnya di Indonesia malah akan bekerja sama dengan ahli hukum internasional untuk memulangkan RS. “Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan melibatkan ahli hukum internasional untuk memperjuangkan kepulangan tokoh FPI Rizieq Shihab ke Indonesia.” (cnnindonesia.com)
Katanya dapat undangan umroh dari raja Arab. Dapat visa unlimited. Kok malah kena cekal dan gak bisa pulang. Sekarang malah mau dipulangkan pengikutnya pakai ahli hukum internasional. Hidup kok kebanyakan drama. Drama palsu lagi. Pulang aja dulu baru koar-koar lagi. Atau gak usah pulang aja sekalian. Kami bahagia dan damai antum gak ada di Indonesia.
#PrabowoEndGame
#RizieqGakUsahPulang

Comments